STIS Darul Falah Bondowoso Gelar Stadium General: “Membangun Integritas untuk Masa Depan Penuh Cinta”


Bondowoso – Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Darul Falah Bondowoso sukses menyelenggarakan Stadium General dengan tema “Membangun Integritas, untuk Masa Depan Penuh Cinta”, Sabtu 21 September 2025. Acara ini dibuka secara resmi oleh Ketua STIS Darul Falah Bondowoso, H. Sutriyono, S.Ag., M.M., dalam sambutannya pada kegiatan Stadium General menyampaikan bahwa tema yang diangkat kali ini, memiliki makna mendalam.

Menurutnya, kata cinta yang digunakan dalam tema ini terinspirasi dari ramainya wacana kurikulum cinta yang saat ini sedang menjadi pembahasan luas. “Namun lebih dari itu, cinta kita maknai sebagai energi positif untuk menanamkan nilai integritas, kejujuran, tanggung jawab, dan pengabdian,” ujarnya.

“Harapannya, kita bisa membangun mimpi dengan penuh cinta menuju masa depan yang lebih baik,” tambah Sutriyono.

Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan bahwa ada dua subtema penting yang diangkat dalam Stadium General kali ini, yakni:

1. Character, Capacity, dan Competency Building: Modal Masa Depan
2. Pesantren, Perguruan Tinggi, dan Moderatisme Islam Nusantara
Kedua subtema itu diharapkan menjadi modal berharga dalam membangun kampus yang moderat, ramah sosial, serta mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang berintegritas bagi bangsa dan umat.

Pada acara kali ini Panitia menghadirkan dua pakar terkemuka: Nur Hamid, M.Si., Ph.D. dan Prof. Dr. M. Dahlan, M.Ag. Keduanya memberikan paparan inspiratif mengenai peran mahasiswa dan civitas akademika pesantren dalam membangun integritas pribadi serta kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Dalam paparannya, Nur Hamid menyampaikan bahwa modal masa depan terletak pada karakter, kapasitas, dan kompetensi. “Karakter yang pertama harus dibangun adalah akhlak. Akhlak ini saya ibaratkan sebagai Pondasi, karena tanpa akhlak ilmu tidak akan berarti.” tegasnya

Selanjutnya, kapasitas dipahami sebagai proses pembentukan diri, sedangkan kompetensi adalah hasil akhirnya. “Kompetensi itu outcome, produk nyata yang selaras dengan kurikulum Outcome Based Education (OBE) saat ini.”

Diakhir pemaparan beliau menyampaikan bahwa Dengan akhlak yang kuat, kapasitas yang terus diasah, dan kompetensi yang terukur, mahasiswa diyakini akan siap menghadapi tantangan masa depan

Acara yang berlangsung di Aula MTs. Darul Falah ini dihadiri oleh seluruh civitas akademika, dan mahasiswa/i STIS Darul Falah. Suasana penuh antusiasme terlihat dari sesi tanya jawab yang hidup antara peserta dan narasumber.

Melalui kegiatan ini, STIS Darul Falah Bondowoso berharap dapat meneguhkan komitmen seluruh mahasiswa dan dosen untuk terus menanamkan integritas, membangun kapasitas diri, dan mengembangkan kompetensi yang relevan dengan tantangan zaman, demi terwujudnya masa depan yang penuh cinta dan keberkahan.

No comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *