Surabaya – Empat dosen Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Darul Falah Bondowoso resmi menerima Sertifikat Pendidik (SERDIK) dalam acara penyerahan yang diselenggarakan oleh Kopertais Wilayah IV Surabaya. Kegiatan yang digelar pada 24-25 Juni 2025 ini merupakan bukti pengakuan negara terhadap kompetensi profesional dosen sebagai tenaga pendidik yang memenuhi standar nasional pendidikan tinggi, sesuai amanat Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta Peraturan Pemerintah No. 37 Tahun 2009 tentang Dosen.
Keempat dosen STIS Darul Falah Bondowoso yang menerima SERDIK di antaranya H. Sutriyono S.Ag., M.M, Dr. Syaiful Bakri, M.H, Saifullah, M.H, Andi Susanto, M.Pd., empat dosen yang yang di sebutkan ini merupakan lulusan Program Sertifikasi Pendidik bagi Dosen (Serdos) Tahun 2024. Mereka dinyatakan lulus berdasarkan penilaian integratif yang meliputi unsur persepsi mahasiswa, atasan, sejawat, penilaian portofolio akademik, dan personal interview.
Ketua STIS Darul Falah, H. Sutriyono, S.Ag., M.M mengungkapkan rasa syukur atas capaian ini. “Pengakuan ini menjadi momentum penting bagi kampus kami. Dengan diangkatnya dosen sebagai pendidik profesional, kami semakin yakin untuk meningkatkan mutu pendidikan, akreditasi program studi, dan kepercayaan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau menegaskan keberadaan dosen bersertifikat pendidik merupakan salah satu indikator peningkatan kualitas kelembagaan dan akademik, dan juga beliau menuturkan bahwa di tahun 2025 ini STIS Darul Falah akan kembali ngusulkan dosen eligible ke Kopertais. “Kami berharap ini menjadi awal dari langkah-langkah strategis dalam mendorong STIS Darul Falah sebagai kampus pengembangan keilmuan hukum Islam dan syariah di wilayah tapal kuda, STIS juga akan terus berkomimen akan terus melakukan peningkatan mutu dosen dengan tetap kembali mengusulkan dosen yang eligible,” tambahnya.
Penyerahan SERDIK ini juga menjadi dorongan moral bagi dosen-dosen lainnya di lingkungan STIS Darul Falah untuk terus mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian sebagai seorang pendidik.
Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam sejarah pengembangan sumber daya manusia di STIS Darul Falah, sekaligus menandai keseriusan kampus dalam menjawab tantangan zaman melalui peningkatan mutu dosen secara berkelanjutan.



No comment